Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey saat memberikan penjelasan mengenai Ranperda Perubahan APBD Provinsi Sulut TA. 2018 di depan Rapat Paripurna DPRD Sulut, Jumat, 14 September 2018, sore.
Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey saat memberikan penjelasan mengenai Ranperda Perubahan APBD Provinsi Sulut TA. 2018 di depan Rapat Paripurna DPRD Sulut, Jumat, 14 September 2018, sore.

Perangkat Daerah Diminta Optimalkan Pengelolaan dan Penyerapan Anggaran

MANADO, publikreport.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey berharap, Perangkat Daerah (PD) yang ada dilingkup Pemerintah Provinsi Sulut semakin optimal dalam pengelolaan dan penyerapan anggaran. Karena Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) Perubahan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Sulut  Tahun Anggaran (TA) 2018 akan semakin mengoptimalkan langkah pencapaian berbagai target pembangunan di sisa tahun anggaran berjalan.

“Optimalkan dari sisi pelaksanaan, manfaat, pertanggungjawaban serta harus sesuai dengan koridor ketentuan yang berlaku. Sehingga aktualisasi berbagai program pembangunan bangsa di Sulut, khususnya realisasi berbagai Program Strategis Nasional dan Prioritas Nasional di Sulut, yang secara manfaat pastinya akan mewujudkan Sulut Hebat,” kata Olly saat memberikan penjelasan mengenai Ranperda Perubahan APBD Provinsi Sulut TA. 2018 di depan Rapat Paripurna DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Sulut, Jumat, 14 September 2018, sore.

Sinergitas

Sebelumnya Olly mengungkapkan, sinergitas konstruktif yang senantiasa ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sulut bersama DPRD Sulut, mampu menstimulus gerak pacu pembangunan daerah. Terbukti perekonomian Sulut terus menunjukkan pergerakan positif hingga mencapai 6,23 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5 persen.

“Sebagaimana terlihat dalam kondisi makro pembangunan daerah, pertumbuhan perekonomian Sulut 2017 berada pada angka 6,23 persen atau diatas rata-rata nasional. Kemiskinan juga menurun pada angka 7,8 persen atau berkurang dari kondisi September 2017 yang sebesar 7,9 persen,” ungkapnya.

Leave a Reply