You are currently viewing Pemkab Sangihe Hemat Anggaran Miliaran Rupiah
Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana didampingi Wakil Bupati, Helmud Hontong bersama auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada entry meeting, Senin 10 Februari 2020.

Pemkab Sangihe Hemat Anggaran Miliaran Rupiah

SANGIHE, publikreport.com – Akibat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe tidak diijinkan melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Dampak Covid-19 juga telah mengancam kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Dilarangnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tentunya terjadi penghematan anggaran yang cukup besar. Diperkirakan penghematan anggaran mencapai ratusan miliar rupiah.

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, saat dikonfirmasi terkait terjadinya penghematan anggaran ini, tak menampiknya.

Benar, dengan adanya kasus Virus Corona, daerah secara otomatis melakukan penghematan anggaran, terutama anggaran perjalanan dinas pejabat dan ASN yang selama sulit dibatasi,” kata Jabes kepada saat dihubungi wartawan Senin 06 April 2020.

Kendati demikian, Jabes mengaku, penghematan anggaran tak akan bertahan lama. Alasannya, saat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mengalokasikan anggaran khusus sebagai langkah antisipasi pembiayaan pencegahan dan penularan Covid-19.

BACA JUGA: Dampak Covid-19, Pejabat Sangihe Dilarang Keluar Daerah

BACA JUGA: Dampak Covid-19, Masyarakat Sangihe Bakal Diberi Gaji Harian

BACA JUGA: Jabes Ezar Gaghana Terlibat Langsung Antisipasi Covid-19 di Sangihe

Walau terjadi penghematan karena tidak ada lagi perjalanan dinas pejabat dan ASN, tapi kita juga cukup besar mengeluarkan anggaran untuk antisipasi Virus Corona,” jelasnya.

Sementara disisi lain, dengan tidak adanya lagi perjalanan dinas pejabat, turut berdampak pada sejumlah staf maupun ASN yang selama ini mendampingi atasannya jika keluar daerah.

Terus terang kami juga sangat merasakan dampak ketika atasan kami tidak lagi melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Biasanya kami selain diajak ikut berangkat dan mendapatkan dana perjalanan dinas, kami juga sering diberi uang oleh atasan ketika mereka tugas luar,”ungkap salah satu staf sambil meminta indentitasnya dirahasiakan. | VEBE

Leave a Reply