Selain personil yang akan diterjunkan ke desa dan kelurahan untuk mengamankan ratusan TPS yang tersebar di wilayah Kota Tomohon dan tiga kecamatan wilayah Kabupaten Minahasa, Kapolres Tomohon, AKBP Raswin B Sirait, dalam apel pergeseran pasukan, Senin 15 April 2019, juga memeriksa kendaraan dinas roda dua dan empat yang akan digunakan dalam pengamanan Pemilu 2019.
Selain personil yang akan diterjunkan ke desa dan kelurahan untuk mengamankan ratusan TPS yang tersebar di wilayah Kota Tomohon dan tiga kecamatan wilayah Kabupaten Minahasa, Kapolres Tomohon, AKBP Raswin B Sirait, dalam apel pergeseran pasukan, Senin 15 April 2019, juga memeriksa kendaraan dinas roda dua dan empat yang akan digunakan dalam pengamanan Pemilu 2019.

Jaga TPS, Personil Polres Disebar ke Desa dan Kelurahan

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom = Sebanyak 134 personil Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, mulai dikirimkan ke kelurahan dan desa untuk mengamankan 429 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di lima kecamatan se-Kota Tomohon plus tiga kecamatan wilayah Kabupaten Minahasa, yakni Sonder, Tombariri dan Tombariri Timur.

“Kesiapan kalian dalam pengamanan tahap pemungutan dan perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, harus merangkul dan bekerjasama dengan semua elemen masyarakat. Ajak semua mensukseskan pengamanan Pemilu 2019 dan yakinkan kepada mayarakat bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI/Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjamin keamanan Pemilu 2019,” kata Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tomohon, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Raswin B Sirait saat memimpin apel pergesran pasukan menuju ke desa dan kelurahan TPS Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di halaman Mapolres Tomohon, Senin 15 April 2019, pagi.

Kepada seluruh personil pengamanan TPS, Raswin menekankan, supaya menyiapkan fisik dan mental dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, sehingga dapat menampilkan jati diri Polri/TNI, serta bersikap netral dalam pelaksanaan Pemilu.

Selanjutnya mempedomani perundang-undangan serta SOP (Standar Operasional Prosedur) Pengamanan TPS.

“Sesampainya di Polsek (Kepolisian Sektor) jajaran agar segera melakukan koordinasi dengan Kapolsek (Kepala Kepolisian Sektor) untuk mengetahui benar-benar situasi dan kondisi di masing-masing TPS yang menjadi tanggung jawab personel pengamanan. Sesampainya di TPS segera melakukan koordinasi dengan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) masing-masing dan ketahui benar perangkat petugas TPS serta mengamankan dan mengawal surat suara di TPS,” pesannya.

Nantinya, Raswin melanjutkan, berikan pengawalan terhadap kotak suara maupun surat suara yang sudah selesai direkap di TPS dan pastikan logistik Pemilu aman sampai di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan dilakukan pengamanan lanjut oleh personil Polres dan Polsek setempat.

“Hindari pelanggaran maupun penyimpangan yang dilakukan oleh personel pengamanan Polri/TNI. Juga maksimalkan penggunaan HT (HandyTalky) jika ada, kemudian Hp (handphone) untuk kecepatan informasi dan permohonan bantuan kepada pimpinan termasuk perwira atau Kapolsek terdekat jika ada hal yang terindikasi menjadi gejolak,” paparnya. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply