You are currently viewing Pesan Jokowi: Jaga Sertifikat Tanah dengan Baik
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) saat menyerahkan 2.000 sertifikat hak atas tanah untuk masyarakat di gedung graha Bumi Beringin, Manado, Kamis 04 Juli 2019.

Pesan Jokowi: Jaga Sertifikat Tanah dengan Baik

MANADO, publikreport.com – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), berpesan kepada masyarakat yang telah memiliki sertifikat tanah agar menjaganya dengan baik, misalnya dengan memberi bungkus plastik dan memfotokopinya.

Kalau hilang yang asli masih punya fotokopi. Kalau hilang yang fotokopi masih ada yang asli. Jadi mengurusnya mudah ke kantor BPN (Badan Pertanahan Negara),” kata Jokowi saat menyerahkan 2.000 sertifikat hak atas tanah untuk masyarakat di gedung graha Bumi Beringin, Manado, Kamis 04 Juli 2019.

Masyarakat, Jokowi mengingatkan, agar cermat berhitung jika ingin menggunakan sertifikat tanahnya sebagai agunan atau jaminan untuk meminjam uang ke bank. Ia berharap masyarakat bisa bijak dalam menggunakan uang pinjamannya tersebut.

Jangan sampai yang namanya uang pokok pinjaman ini dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan kenikmatan. Pakai semuanya untuk modal investasi, modal usaha, modal kerja. Jangan ke mana-mana dulu. Mau beli sepeda motor, beli mobil, lupakan dulu,” pesannya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan, di seluruh Indonesia seharusnya ada 126 juta sertifikat yang dibagikan kepada masyarakat. Akan tetapi, hingga tahun 2015 baru 46 juta sertifikat yang diterbitkan. Sehingga masih ada 80 juta bidang tanah yang belum bersertifikat.

Dulu (dalam) setahun sertifikat ini keluarnya, produksinya, hanya 500 ribu. Artinya apa? Bapak dan Ibu harus tunggu 160 tahun untuk dapat sertifikat. Mau?” tanya Jokowi kepadsa ribuan masyarakat yang hadir.

Untuk mengatasi hal itu, Jokowi menjelaskan, pemerintah sejak tahun 2015 telah meluncurkan Program Prioritas Nasional berupa percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dengan memegang bukti hak hukum atas tanah, diharapkan sengketa lahan yang kerap terjadi bisa dikurangi.

Kalau tidak pegang sertifikat, ada orang klaim sertifikat atau tanah kita, waduh di pengadilan kalah (kalau) enggak pegang ini. Hati-hati,” ujarnya.

Leave a Reply