Tim Pertahanan Kedeputian V Kantor Staf Presiden saat melakukan kunjungan ke PT Dirgantara Indonesia, akhir Agustus 2018 lalu. Kunjungan ini merupakan rangkaian verifikasi lapangan terkait pengembangan industri pertahanan.
Tim Pertahanan Kedeputian V Kantor Staf Presiden saat melakukan kunjungan ke PT Dirgantara Indonesia, akhir Agustus 2018 lalu. Kunjungan ini merupakan rangkaian verifikasi lapangan terkait pengembangan industri pertahanan.

Pesawat Buatan Indonesia Banyak Dipesan

Pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (DI) terus dipesan sejumlah negara, antaranya Uni Eropa, Kolombia, Meksiko dan Uni Emirat Arab. Kendati sibuk menerima pesanan, salah satu pesawat, yakni N219 buatan PT Dirgantara Indonesia tengah proses sertifikasi oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Pesawat N219 ini telah diluncurkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) pada November 2017 lalu. Pesawat ini dinamai Nurtanio untuk menghormati perintis pembanguna Indonesia, Nurtanio Pringgoadisuryo.

Selain N219, menurut siaran pers Kantor Staf Presiden (KSP) RI yang diterima publikreport.com, Kamis, 06 September 2018, PT Dirgantara Indonesia juga sedang mengembangkan pesawat CN235 dan helikopter yang sudah dipesan. Pesawat dan helikopter ini nantinya akan digunakan untuk menjaga keamanan udara wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Akhir Agustus 2018 lalu, Tim Pertahanan Kedeputian V Kantor Staf Presiden melakukan kunjungan ke PT Dirgantara Indonesia. Kunjungan ini merupakan rangkaian verifikasi lapangan terkait pengembangan industri pertahanan.

BACA JUGA: PT Pindad Selesaikan Proses Pengembangan Tank

Leave a Reply