PUBLIKREPORT.com

Pilkada. Sejumlah Perangkat Kelurahan Mulai Merasa Terintimidasi

Ilustrasi.

Ilustrasi.

TOMOHON, publikreport.com – Sejumlah perangkat kelurahan di Kota Tomohon mengungkapkan perasaan mereka. Mereka mengaku merasa terintimidasi oleh oknum tertentu pada perhelatan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak 2020, yakni Walikota dan Wakil Walikota Tomohon.

“Saya dan beberapa orang anggota Linmas lainnya diancam akan diganti karena hadir di tempat kegiatan pelatihan pembuatan gula arena yang kebetulan dihadiri juga oleh salah satu calon dari partai bukan penguasa di Kota Tomohon,” ungkap HB, yang mengaku salah satu anggota Linmas di Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Ungkapan perasaan juga diungkapkan, Hermina T, isteri dari salah satu wakil kepala lingkungan (wakaling) di Kecamatan Tomohon Utara. Dirinya mengaku menerima bahasa bernada ancaman kalau tidak mau sejalan dengan jajaran kelurahan.

“Dia bilang, kalau masih mau jadi meweteng (wakaling), torang keluarga harus sejalan dalam pilwako (pemilihan walikota),” ujarnya.

Adanya praktek yang diduga mengintimidasi perangkat kelurahan ini mendapat perhatian bahkan protes dari sejumlah kalangan.

“Penguasa jangan lagi tekan bawahan-bawahan di kelurahan untuk memenangkan calonnya. Ingat, semua penguasa yang menekan bawahannya, telah menerima akibatnya setelah tidak berkuasa lagi,” kata Frengky Untu.

Read Previous

Tantangan Pelaku Usaha Perempuan di Tengah Pandemi Covid-19

Read Next

Epe Masih Jadi ‘Rebutan’