Perusahaan-perusahaan yang menggunakan jasa Satpam ditertibkan Direktorat Binmas Polda Sulut.
Perusahaan-perusahaan yang menggunakan jasa Satpam ditertibkan Direktorat Binmas Polda Sulut.

Polda Tertibkan Penggunaan Jasa Satpam

MANADO, publikreport.com – Direktorat Bimbingan Masyarakat (Binmas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan penertiban terhadap perusahaan yang menggunakan jasa Satpam (Satuan Pengamanan). Penertiban dilakukan dengan menyambangi perusahaan-perusahan yang ada di Kota Manado dan Minahasa.

“Masih ditemukan banyak tenaga Satpam yang tidak memenuhi standar kualifikasi perekrutan Satpam, seperti kualifikasi pendidikan Satpam,” kata Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Bin Satpam/Polsus Direktorat Binmas Polda Sulut, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herry Kolondam yang memimpin langsung penertiban, Rabu 31 Januari 2018.

Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 24 Tahun 2007 tentang sistem manajemen pengamanan baik perusahaan maupun kantor pemerintah dan proyek pekerjaan apa saja yang menggunakan jasa Satpam, menurut Herry masih diindahkan pemakai jasa Satpam.

“Mereka wajib mengikuti Pendidikan Gada Pratama,” tegasnya.

BACA JUGA: Oknum Security Diduga Pelaku Penikaman

Selain itu, Herry menjelaskan, penertiban juga untuk menegakkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari pelatihan Satpam yang dilakukan kepolisian.

“Kami sudah berkali kali melakukan imbauan lewat surat dan pembinaan rutin. Namun masih banyak yang mengabaikan hal ini,” ujarnya.

BACA JUGA: Aneh! Izin PT MMP Sudah Dicabut, Mengapa Ada Upaya Pengaktifan Lagi?

Dalam penertiban tersebut, Herry menegaskan, tenaga Satpam yang kedapatan tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dan belum pernah ikut pelatihan dasar, dicopot baju dinas Satpamnya dan digantikan dengan baju batik.

“Kita lakukan ini dengan humanis dan kita imbau agar seluruh pihak yang menggunakan jasa Satpam, agar memperhatikan kriteria bahwa yang bersangkutan telah ikut pendidikan dasar Satpam sebelumnya,” imbaunya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply