Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Pertanian Sulawesi Utara dan Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Selasa, 18 September 2018, melakukan gerakan organisme pengganggu tanaman, khusunya kelapa di Perkebunan Desa Werot, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara.
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Pertanian Sulawesi Utara dan Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Selasa, 18 September 2018, melakukan gerakan organisme pengganggu tanaman, khusunya kelapa di Perkebunan Desa Werot, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara.

Populasi Kelapa Diakui Pemerintah Makin Menurun

AIRMADIDI, publikreport.com – Kementerian Pertanian (Kementan) RI meminta para petani kelapa agar mengendalikan organisme pengganggu tanaman pada tanaman kelapa berupa hama oryctes. Apalagi populasi tanaman kelapa di Sulawesi Utara (Sulut) setiap tahun terus mengalami penurunan.

“Hama Oryctes ini merusak daun kelapa. Tanda kelapa sudah terkena hama seperti daun yang tergunting berbentuk segi tiga dan akan mengurangi produktivitas kelapa. Jika sudah pada serangan yang tinggi, hama ini bisa menimbulkan kematian pada kelapa,” jelas Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementan RI, Dudi Gunadi, pada aksi pengendalian organisme pengganggu tanaman di Perkebunan Desa Werot, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Selasa, 18 September 2018.

Masyarakat, menurut Dudi, masih banyak yang belum mengetahui penyebab rusak dan matinya pohon kelapa. Sehingga Kementan bersama Dinas Pertanian (Dintan) bersama-sama mengajak dan memberdayakan masyarakat untuk mengurus dan mengantisipasi hama pada tanaman kelapa.

“Masyarakat kami ajarkan hal-hal yang belum mereka ketahui. Hari ini (Selasa, 18 September 2018) kami bantu mereka dengan alat perangkap yaitu Oryctes. Juga dijelaskan bagaimana bentuk kumbang, cara hidup kumbang dan bagaimana memerangkapnya. Hal ini agar masyarkat tahu mengendalikannya, dengan harapan tanaman kelapa di Sultu, khususnya Minut semakin terjaga dan tidak rusak,” paparnya.

BACA JUGA: Kelapa Sulut Diklaim Lebih Baik dari Kelapa Sawit

Leave a Reply