Praja IPDN Diminta Harus Menjadi Agen Perubahan
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Syafruddin saat memberikan kuliah umum di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang Jabar, Selasa 26 Maret 2019.

Praja IPDN Diminta Harus Menjadi Agen Perubahan

SUMEDANG, publikreport.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) RI, Syafruddin menjelaskan, dalam skema pemerintahan, reformasi birokrasi identik dengan suatu area never ending atau infinite game. Karena di dalamnya dialiri nafas perubahan yang terus bergulir mengikuti perkembangan peradaban dan zaman. Menghadapinya, aparatur negara harus menjadi pemain yang bermain pada area yang tidak dibatasi oleh waktu, harus mencapai kinerja yang maksimal.

Kita sudah menjadi generasi yang ke sekian yang menjalankan pemerintahan. Begitu juga di masa depan, akan ada generasi yang menjalankanya. Praja IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) adalah embrio Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan melanjutkan perjuangan menjalankan roda pemerintahan di masa mendatang,” kata Syafruddin saat memberikan kuliah umum di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa 26 Maret 2019.

Pemerintah, menurut Syafruddin, telah menetapkan tiga sasaran utama reformasi birokrasi, yakni pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berkinerja tinggi, pemerintahan yang efektif dan efisien, serta pelayanan publik yang baik dan berkualitas.

“Mindset aparatur negara harus berubah, bekerja bukan untuk menang, bukan untuk skor, bukan untuk predikat prestasi. Sejatinya, aparatur negara bekerja untuk berjuang demi kehidupan, demi peradaban panjang yang lebih baik,” tegasnya.