Sebanyak 375 prajurit jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa, yakni dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1302-01/Tondano hingga Koramil 1302-19/Modoinding, Kamis 11 April 2019, mengikuti apel kesiapan menghadapi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, Rabu 17 April 2019. di halaman Makodim yang berada di bilangan Sasaran, Tondano.
Sebanyak 375 prajurit jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa, yakni dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1302-01/Tondano hingga Koramil 1302-19/Modoinding, Kamis 11 April 2019, mengikuti apel kesiapan menghadapi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, Rabu 17 April 2019. di halaman Makodim yang berada di bilangan Sasaran, Tondano.

Prajurit Kodim Siap Amankan Pemilu

POLITIK | HUKUM

TONDANO, publikreport.com – Sebanyak 375 prajurit jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa, yakni dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1302-01/Tondano hingga Koramil 1302-19/Modoinding, Kamis 11 April 2019, mengikuti apel kesiapan menghadapi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, Rabu 17 April 2019, di lapangan Makodim, yang berada di bilangan Sasaran, Tondano. Apel ini, menurut Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa, Letnan Kolonel (Letkol) Infantri (Inf) Slamet Raharjo bertujuan pengecekan kembali sejauh mana kesiapan pasukan menghadapi agenda nasional yang sebentar lagi digelar serentak di seluruh wilayah Republik Indonesia (RI).
Kepada para prajurit yang akan diterjunkan mengamankan Pemilu, Slamet menekankan, tentang tugas pengamanan dan tanggung jawab demi suksesnya Pemilu.

“Pada kesempatan ini saya ulangi kembali penekanan bapak Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), bahwa apabil ada oknum yang coba-coba mengganggu stabilitas keamanan dalam proses pemungutan suara nanti, mereka akan berhadapan dengan TNI,” tegasnya.

Komunikasi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait lainnya, Slamet menyerukan agar dibangun terus.

BACA JUGA: Polres Tomohon Siap Terjunkan Pasukan Amankan TPS

BACA JUGA: Dandim: Jangan Biarkan Orang Kacaukan Pemilu

BACA JUGA: Ini Surat Edaran ASN Wajib Netral pada Pemilu 2019

“Laksanakan koordinasi dengan baik di lapangan. Ingat kalian adalah aparat TNI, netralitas harga mati. Jangan ada diantara kalian yang terlibat politik praktis. Jika hal itu terjadi, maka saya tidak segan-segan menindak kalian sesuai dengan hukum yang berlaku,” pesannya.

Turut hadir, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1302/Minahasa, Mayor (Inf) Feky Welang, para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 1302/Minahasa. | VERONICA DSK

Leave a Reply