Puskesmas, RS dan Klinik Diminta Segera Mendaftar ke Pcare BPJS
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan (Menkes).

Puskesmas, RS dan Klinik Diminta Segera Mendaftar ke Pcare BPJS

JAKARTA, publikreport.com – Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi direncanakan akan dilakukan pada minggu kedua Januari 2021, setelah dikeluarkannya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

“Kami merencanakan dalam jangka waktu 15 bulan, kami bisa menyelesaikan vaksinasi ke 181 juta rakyat Indonesia,” ungkap Budi, Rabu 06 Januari 2021, saat memberikan keterangan pers, usai mengikuti rapat terbatas (ratas) penanganan pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) dan rencana pelaksanaan vaksinasi. Ratas ini dikuti secara virtual oleh para gubernur se-Indonesia.

Guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi, Budi mengaku akan bekerja keras. Untuk itu dirinya meminta dukungan.

Kepada awak media, Budi meminta, kiranya dapat ikut membantu pelaksanaan vaksinasi dengan mengingatkan kepada seluruh fasilitas layanan kesehatan, baik Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat), rumah sakit (RS) dan klinik untuk segera mendaftar ke aplikasi PCare (Primary Care) BPJS (Badan Pelaksanan Jaminan Sosial) agar dapat melayani vaksinasi Covid-19.

“Tolong dikomunikasikan terus ke mereka untuk mendaftarkan, karena kalau belum mendaftarkan akan sulit bagi mereka untuk bisa melayani vaksinasi ini, terutama untuk mencatat dan menangani kalau ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI),” jelasnya, seraya mengatakan, fasilitas pelayanan kesehatan supaya menyampaikan keperluan terkait vaksinasi.

“Mohon bantuan teman-teman wartawan untuk mengingatkan seluruh Puskesmas kalau misalnya ada fasilitas lemari es atau pendingin yang kurang untuk menyimpan vaksin tolong segera mengontak Dinas Kesehatan (Dinkes) terdekat, tolong kontak Kementerian Kesehatan (Kemenkes), aparat yang terdekat, kalau perlu juga bisa dikirimkan ke twitter sama instagramnya saya atau facebooknya saya, supaya kami bisa cepat menangani,” tuturnya.

Kepada seluruh masyarakat, Budi mengimbau, untuk mengurangi mobilitas agar dapat menekan lonjakan kasus Covid-19, mengurangi tekanan pada fasilitas layanan kesehatan, dan tentu saja untuk menjaga dan melindungi tenaga kesehatan.

“Tolong bantu mereka, kurangi mobilitas teman-teman sejak tanggal 11 (Januari) selama dua minggu dan jangan lupa memakai masker. Sekali lagi jangan lupa memakai masker, dan sekali lagi jangan lupa memakai masker. Itu adalah hal yang sangat penting, selain mencuci tangan dan menjaga jarak,” imbaunya.

Diketahui, sejak 03 Januari 2021, pemerintah telah mendistribusikan 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 ke 34 provinsi se-Indonesia. Pengiriman vaksin ditargetkan selesai terdistribusi 07 Januari 2021.

Tinggalkan Balasan