Barang bukti miras jenis captikus yang berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Sangihe saat menggelar operasi rutin di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Selasa 14 Juli 2020.
Barang bukti miras jenis captikus yang berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Sangihe saat menggelar operasi rutin di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Selasa 14 Juli 2020.

Ratusan Liter Captikus Diamankan

KRIMINALITAS

SANGIHE, publikreport.com – Satuan Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sangihe berhasil menggagalkan peredaran ratusan liter minuman keras (miras) jenis captikus.

Sejumlah 695,4 liter captikus berhasil diamankan. Ini bermula dari operasi rutin Satuan Reserse Narkoba di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Selasa 14 Juli 2020, pagi,” kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polres Kepulauan Sangihe, Inspektur Satu (Iptu) Juknais Katiandagho.

Ratusan liter captikus ini, menurut Juknais, dalam botol bekas minuman mineral kemudian dikemas dalam kardus menggunakan plastik. Juga dimasukan dalam coolbox yang biasa digunakan untuk penyimpanan ikan.

“Ini operasi pemeriksaan rutin terhadap orang, barang bawaan, serta muatan lain di KM (Kapal Motor) Barcelona 1. Hasilnya, ditemukan 46 botol miral berukuran 1,5 liter, 9 botol miras dalam kemasan 600 ml, dan sejumlah miras yang menggunakan bungkusan plastik dalam coolbox,” jelas Juknais.

Usai mengamankan barang bukti, Juknais mengatakan, akan dilanjutkan proses hukum yang berlaku. Pelaku akan dikenakan Pasal 32 Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Nomor: 4 tahun 2014 dengan ancaman hukuman 3 bulan penjara atau denda Rp 50 juta.

“Yang pasti perintah pimpinan akan menjadi perhatian untuk memproses terduga pelaku sesuai pasal yang berlaku terkait distribusi miras ilegal,” tegasnya.

“Saat ini juga barang bukti telah diamankan di Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Sangihe, untuk diproses lanjut,” tambahnya. | VEBE

Leave a Reply