PUBLIKREPORT.com

Registrasi Kartu Prabayar Untuk Sehatkan Industri Telekomunikasi

Menkominfo Rudiantara (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

https://publikreport.com [responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Play”]

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan registrasi kartu prabayar juga bagian dari menyehatkan industri telekomunikasi karena penyedia jasa layanan tidak perlu mengeluarkan dana banyak untuk mencetak kartu “SIM” baru.

“Kami ingin menyehatkan industri. Setiap tahun, industri seluler membeli kartu `Subscriber Identity Module` (SIM) lebih 500 juta. Itu yang dipakai pelanggan tidak lebih 100 juta,” ujar Rudiantara di Jakarta, Rabu 20 Desember 2017.

Ia mengatakan pengguna kartu SIM memiliki perilaku membeli baru, memakai, lalu membuang kartu untuk mencari harga layanan data termurah.

Operator pun melayani kebiasan pengguna tersebut sehingga mengakibatkan ketidakefisienan dalam manajemen kartu SIM.

Rudiantara memperkirakan, jika setelah registrasi kartu prabayar pembelian kartu SIM turun menjadi 300 atau 400 juta, sementara kartu SIM seharga setengah hingga satu dolar AS, maka industi seluler dapat menghemat hingga 150 juta dolar AS atau Rp2 triliun.

Read Previous

74 Desa di Papua Terang Benderang

Read Next

Ini Sasaran Operasi Lilin Samrat 2017 di Tomohon

Leave a Reply