You are currently viewing Reklamasi Pantai Alar Dianggap Sesuai RZWP3K dan RTRW

Reklamasi Pantai Alar Dianggap Sesuai RZWP3K dan RTRW

MANADO, publikreport.com – Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DinLH), Marly Gumalag menegaskan, lokasi kegiatan reklamasi di Pantai Alar, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) telah sesuai dengan alokasi ruang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Tahun 2017-2037 dan Rencana Tata Ruang wilayah (RTRW)

“Keterangan ini dimuat dalam berita acara rapat koordinasi pembahasan rekomendasi kesesuaian ruang Provinsi Sulut pada tanggal 27 Agustus 2018,” jelas Marly, Selasa, 08 Januari 2019.

Hasil kajian melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Penilaian Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) pada proyek reklamasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Minsel, menurut Marly, terdapat beberapa pohon mangrove tetapi lokasi tersebut tidak termasuk kawasan lindung sesuai arahan pola RTRW Provinsi Sulut Tahun 2014-2034.

“Sesuai DELH, rencana pembangunan breakwater, jalan tepi pantai dan tambatan perahu oleh Pemerintah Kabupaten Minsel, pada tanggal 21 Desember 2018, bahwa penebangan pohon mangrove di lokasi kegiatan dimungkinkan dengan menggantikan penanaman pohon mangrove di area lain yang sesuai,” paparnya.

BACA JUGA: Gelar Konsolidasi, Nelayan Sulut Ungkapkan Berbagai Persoalan

Terkait informasi hilangnya tambatan perahu, Marly menjelaskan, hal itu sudah diakomodir dalam pelaksanaan kegiatan, dimana salah satu agenda yang akan dilaksanakan adalah pembangunan tambatan perahu.

BACA JUGA: Ini Tuntutan Nelayan dan PKL

“Kegiatan pembangunan pengaman pantai dan jalan serta pembuatan tambatan perahu nelayan merupakan fasilitas publik namun dalam pelaksanaannya memperhatikan aspek-aspek pengelolaan lingkungan dan dievaluasi melalui kajian lingkungan hidup yang saat ini sudah pada tahap perbaikan dokumen oleh pemrakarsa,” ujarnya. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply