PUBLIKREPORT.com

Respons Gereja Cegah Penyebaran Covid-19

Misa di Gereja Katedral Jakarta. (foto: antara/dyahdwi)

Misa di Gereja Katedral Jakarta. (foto: antara/dyahdwi)

RELIGI

JAKARTA, publikreport.com – Pencegahan penularan dan penyebaran penyakit Covid-19 di Indonesia harus diatasi bersama karena hal itu membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya pemerintah langsung bertindak melakukan pelacakan masif untuk menemukan kasus positif Covid-19, tapi juga membentuk gugus percepatan penanganan Covid-19 yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah juga harus disertai dengan makin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan, terutama di tempat-tempat ibadah yang menjadi lokasi berkumpulnya banyak orang.

Hal itu dilakukan pula oleh kalangan gereja, yang mengambil langkah pencegahan penularan penyakit yang disebabkan virus corona itu.

Masyarakat yang memiliki gejala demam tinggi, batuk dan pilek diharapkan dapat memiliki kesadaran untuk memeriksakan diri secara mandiri, sebagai upaya pemeriksaan kesehatan.

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengimbau agar umat Kristiani di Indonesia mengurangi pertemuan-pertemuan yang tidak diperlukan atau yang tidak mendesak untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona.

“Saya mengimbau saudara untuk mengurangi perjalanan dan pertemuan-pertemuan yang tidak terlalu diperlukan,” kata Ketua Umum PGI, Pdt (Pendeta) Gomar Gultom kepada ANTARA, Jakarta, Minggu 15 Maret 2020.

Hingga saat ini, PGI tidak spesifik mengeluarkan pengumuman untuk meniadakan ibadah di gereja-gereja. “Tetapi keputusan tetap di tangan para majelis jemaat,” ujar Gultom.

Read Previous

Cegah Covid-19, Kemendikbud Gandeng Swasta Siapkan Belajar Daring

Read Next

Antisipasi Covid-19, Pemkot Manado LIburkan Sekolah

Leave a Reply