Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw, jalan kaki di halaman Kantor Gubernur Sulut pada perayaan tiga tahun kepemimpinan, Selasa 12 Februari 2019.
Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw, jalan kaki di halaman Kantor Gubernur Sulut pada perayaan tiga tahun kepemimpinan, Selasa 12 Februari 2019.

Roda Sapi Awali Klaim Keberhasilan Pembangunan

MANADO, publikreport.com – Selasa 12 Februasi 2019, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merayakan tiga tahun kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

“Tiga tahun lalu, kami pertama kali memasuki Kantor Gubernur Sulut ini dengan menggunakan roda sapi, sebagai simbolisasi lima tahun yang akan kami jalani akan senantiasa kami warnai dengan kerja bagi masyarakat. Tanpa terasa tiga tahun telah berlalu sejak saya dan Bapak Steven Kandouw, dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut Periode 2016-2021,” ucap Gubernur Sulut, Olly Dondokambey pada perayaan tiga kepemimpinan di halaman Kantor Gubernur Sulut, Selasa 12 Februari 2019.

Tiga tahun kepemimpnan ini, Olly menegaskan, merupakan kasih dan berkat Tuhan yang perlu dijawab dengan kerja dan karya yang semakin paripurna.

“Semua pencapaian yang diperoleh hingga kini karena dukungan segenap komponen masyarakat Sulut,” tuturnya.

BACA JUGA: EMAS yang Tak Berkilau

BACA JUGA: Harga Kopra Anjlok, Wagub: Bukan Permainan Pasar

BACA JUGA: Maraknya Pariwisata di Sulut, Bagaimana Menjaga Lingkungan?

BACA JUGA: Infrastruktur Jalan yang Tak Terurus

Pencapaian selama tiga tahun ini, menurut Olly , banyak yang telah ditorehkan. Ekonomi Sulut yang bergeliat positif sejalan dengan perkembangan nasional dan global, angka kemiskinan dan penggangguran yang berhasil ditekan, kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara yang terus meningkat hingga pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan bendungan Lolak yang ditargetkan selesai tahun 2019 ini dan realisasi bendungan Kuwil yang sudah mencapai 36,5 persen pada tahun 2018 lalu.

“Setiap keberhasilan yang telah dicapai selama tiga tahun ini harus semakin memotivasi untuk terus berbuat dan berkarya bagi kemajuan daerah tercinta. Setiap tantangan dan hambatan harus senantiasa menjadi pembelajaran untuk perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun mendatang,” ujar Olly.

Ibadah perayaan tiga tahun kepemimpinan dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah instansi dan perusahaan serta penyerahkan bantuan, seperti matras kepada korban bencana, alat pertanian berupa traktor dan hand traktor bagi kelompok tani serta dana hibah kepada sejumlah lembaga dan organisasi keagamaan diantaranya ke-Uskup-an Manado, Sinode GMIST, Sinode Germita, Badan Musyawarah Antar Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen (BAMAG-LKK), Masjid Raya Ahmad Yani, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah dan FKUB. | VERONICA DSK

Leave a Reply