Mobil bak terbuka, Daihatsu Granmax Nomor Polisi (Nopol) DB 8161 BH yang dikemudikan lelaki berinisial YK (19), warga Desa Sinisir yang menabrak seorang pejalan kaki, Roy Karinda (50), warga Desa Sinisir dan Fiane Karisoh (49), pengendara sepeda motor, warga Desa Pinasungkulan.
Mobil bak terbuka, Daihatsu Granmax Nomor Polisi (Nopol) DB 8161 BH yang dikemudikan lelaki berinisial YK (19), warga Desa Sinisir yang menabrak seorang pejalan kaki, Roy Karinda (50), warga Desa Sinisir dan Fiane Karisoh (49), pengendara sepeda motor, warga Desa Pinasungkulan.

Roy dan Fiane Tewas Ditabrak Mobil

AMURANG, publikreport.com – Roy Karinda (50), seorang pejalan kaki, warga Desa Sinisir dan Fiane Karisoh (49), pengendara sepeda motor, warga Desa Pinasungkulan, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), meninggal dunia setelah ditabrak mobil bak terbuka, Daihatsu Granmax Nomor Polisi (Nopol) DB 8161 BH yang dikemudikan lelaki berinisial YK (19), warga Desa Sinisir. Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di ruas jalan Desa Sinisir-Pinasungkulan, Minggu 16 Juni 2019, malam.

Roy tewas di Tempat Kejadian Perkara, sedangkan Fiane meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Monompia, Kotamobagu.

Saat kejadian, menurut Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Minsel, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Roy Saruan, mobil melaju dari Sinisir menuju Pinasungkulan. Saat melambung kendaraan di depannya, mobil Granmax menabrak pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan.

Bukannya berhenti, sopir justru ‘tancap gas’.

Di jalan Desa Pinasungkulan, mobil Granmax menabrak pengendara sepeda motor,” jelasnya.

Setelah dilakukan tes urine, Roy melanjutkan, sopir mobil Granmax positif mengkonsumsi minuman keras (miras).

Sopir beserta mobil telah diamankan di Satlantas Mapolres Minsel untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujarnya. | RIO YANTO

Leave a Reply