You are currently viewing Rp2,8 M untuk Rumah Tinggal Layak Huni
Octavianus Tooy, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Minut.

Rp2,8 M untuk Rumah Tinggal Layak Huni

AIRMADIDI, publikreport.com – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Octavianus Tooy mengungkapkan, Tahun Anggaran (TA) 2019 telah dianggarkan dana sekitar Rp2,8 miliar untuk program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Airmadidi. Anggaran ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Akan disalurkan dalam waktu dekat,” kata Octavianus kepada wartawan, Kamis 20 Juni 2019.

Anggaran ini, menurut Octavianus, dialokasikan untuk 160 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Airmadidi, dengan rincian:

  • Desa Sawangan sebanyak 82 unit
  • Kelurahan Airmadidi Bawah sebanyak 23 unit
  • Kelurahan Sarongsong II sebanyak 55 unit

Program RTLH ini, Octavianus menjelaskan, akan dibagikan secara bertahap di setiap kelurahan/desa setiap tahun. Di mana sesuai data ada 4.003 RTLH di Kabupaten Minut yang perlu mendapatkannya.

BACA JUGA: Ribuan Rumah di Tomohon Dianggap Tak Layak Huni

BACA JUGA: Perangkat Daerah di Tomohon ‘Sembunyikan’ Data Pembangunan

Tahun ini memang hanya untuk Kecamatan Airmadidi. Kecamatan lainnya menyusul,” jelasnya.

Kepala Seksi Perumahan dan Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Minut, Terry Walewangko melanjutkan, nilai bantuan RTLH pada tahun ini mengalami peningkatan Rp2,5 juta yang akan dibayarkan kepada buruh bangunan dari sebelumnya hanya Rp15 juta.

“Warga yang ingin mendapatkan bantuan RTLH harus mengikuti mekanisme yang sudah ada dalam aturan. Syarat penting adalah tanah harus hak milik sendiri. Biaya upah untuk pekerja juga naik menjadi Rp17 juta hingga bangunan itu selesai,” tambahnya. | GLENLY B

Leave a Reply