Rp7 Miliar Untuk Sagu dan Bambu Batik
Ilustrasi. Sagu dan Bambu Batik Sangihe.

Rp7 Miliar Untuk Sagu dan Bambu Batik

TAHUNA, publikreport.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana mengungkapkan, Tahun Anggaran (TA) 2019, pemerintah pusat mengalokasikan dana untuk pemberdayaan produk unggulan di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebesar Rp7 miliar. Produk unggulan ini, yakni pengembangan sagu di Manganitu dan produk kerajinan bambu batik di Kampung Bowongkulu.

“Dua produk unggulan yang akan dikembangkan ini, yakni di wilayah Manganitu dan Tabukan Utara, yakni pengembangan produk sagu dan  kerajinan bambu batik,” kata Jabes yang didampingi Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong, Sabtu 23  Februari 2019 saat Medaseng ke Kampung Bengkateng, Kecamatan Tabukan Utara.

Pengembangan dua produk ini, Jabes mengatakan, menggunakan biaya yang cukup besar, yakni sekitar Rp7 miliar.

BACA JUGA: Menjaga Sagu, Harapan Menuju Kedaulatan Pangan

BACA JUGA: Hak Kekayaan Intelektual atas Desain Batik Khas Daerah

BACA JUGA: Festival Pesona Sangihe Dianjurkan Diperdakan

“Ini harus kita manfatkan demi pengembangan pemberdayaan masyarakat yang ada di tanah Tampungan Lawo ini. Sebab, nantinya kita akan membangun sebuah sarana yang berbasis teknologi untuk pengembangan produksi sagu dan produksi kerajinan bambu batik seperti kursi, meja, dan sebagainya,” jelasnya.

Kursi kerajinan bambu batik, Jabes mencontohkan, sebenarnya laris terjual diberbagai daerah. Kendalanya hanya pada angkutan.

“Bagaimanapun caranya, kita  tetap mencari jalan keluarnya seperti apa,” tegasnya. | ARIFIN M