You are currently viewing RS Khusus Mata Sulut Mulai Dibangun
Maket Rumah Sakit (RS) Khusus Mata dan lokasi pembanguna rumah sakit di Jalan WZ Yohanes Nomor 1, Wanea, Kota Manado. Senin 18 November 2019, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit tersebut.

RS Khusus Mata Sulut Mulai Dibangun

MANADO, publikreport.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, Senin 18 November 2019, meletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Khusus Mata Provinsi Sulut. Rumah sakit tersebut dibangun di Jalan WZ Yohanes Nomor 1, Wanea, Kota Manado, dengan luas bangunan kurang lebih 12.040 m2, terdiri dari 2 lantai basement, 4 lantai gedung utama. Gedung nantinya ada ruang rawat inap, ICU (Intensive Unite Care), ruang bedah (OK), ruang pre operasi, ruang post operasi, ruang OK lasik, poliklinik dan ruang tunggu.

RS Khusus Mata Provinsi Sulut ini, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut, dr Debie Kalalo, dibangun dengan jenis perawatan terdiri dari:

  • Ruang rawat inap 30 tempat tidur;
  • ICU, dua tempat tidur;
  • Ruang bedah Ok, 5 unit;
  • Ruang Pre Operasi, 4 tempat tidur, 6 kursi;
  • Ruang post operasi, 7 tempat tidur 7 kursi;
  • Ruang Ok Lasik, 2 unit;
  • Ruang poliklinik, 11 klinik

Jenis unggulan pelayanan di RS Khusus Mata ini, pemeriksa pengunjung diagnostik penyakit dengan kelainan retina, pemeriksaan penunjang diagnostik penyakit dengan kelainan mata pada anak, pemeriksaan pengunjungan diagnostik penyakit glaukoma dan pemeriksaan penunjang diet penyakit infeksi pada mata,” jelasnya.

Sarana dan prasarana kesehatan di Provinsi Sulut ini, Olly Dondokambey mengatakan, menjadi target dari pemerintahan ODSK (Olly Dondokambey dan Steven Kandouw). Pasalnya, saat keduanya mencalonkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut, salah satu visi dan misi adalah kesehatan bagi masyarakat.

Kami meminta dukungan penuh dari segenap komponen atas pembangunan RS Khusus Mata ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini betul-betul mendapatkan tempat di masyarakat sehingga pelayanan bagi masyarakat bisa kita manfaatkan dengan baik,” ujar Olly.

Disamping itu, Olly berharap seluruh tahapan pembangunan rumah sakit dapat berjalan lancar, dan pengoperasiannya nanti dapat dilaksanakan sesuai waktu yang ditetapkan.

Saya sangat berharap paling lambat sepuluh bulan sudah selesai agar supaya bisa termanfaatkan dengan baik. Karena cuaca juga mendukung dan semua peralatan juga di Provinsi Sulut lengkap karena banyak infrastruktur lagi dibangun di Sulut. Kalau ada hambatan saya kira silahkan langsung koordinasi agar supaya hambatan-hambatan di lapangan tidak menghambat untuk pembangunan ini ke depan,” harapnya.

Direktur RS Khusus Mata Provinsi Sulut, Olly menyatakan, kiranya dapat mengoptimalkan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) di rumah sakit itu nantinya.

Dokter-dokter spesialis mata lebih profesional menangani pasiennya agar supaya pelayanan terhadap masyarakat lebih baik. Kualitas SDM kesehatannya yang unggul serta mampu melayani dengan sepenuhnya tanpa pilih kasih,” pesannya. | VERONICA DSK

Leave a Reply