PUBLIKREPORT.com

Rumah Pengasih Awal Mula Panti Asuhan Nazaret

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: https://publikreport.com

‘Memang data pengasuh dan pemimpin sejak awal didirikan kurang lengkap. Dan kami berencana untuk mencari data-data para pengasuh dan pemimpin-pemimpin dengan mewawancarai orang-orang yang pernah bekerja di Panti Asuhan Nazareth ini”

Pendeta Susjeane Kondoy STh, Kepala Panti Asuhan Nazaret

TOMOHON, publikreport.com – Rumah Pengasih didirikan Ds AZR Wenas bersama Wanita Kaum Ibu Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) pada 07 Februari 1935, dilandasi rasa prihatin kepada janda, duda, anak yatim, piatu, dan yatim piatu sebagai korban perang masa itu. Kala itu Rumah Pengasih ini merupakan tempat penampungan yang berlokasi di Desa kini Kelurahn Talete, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, atau kini berdiri Rumah Sakit Umum (RSU) GMIM Bethesda.

32 tahun kemudian, tepatnya pada 30 September 1967 Rumah Pengasih beralih ke rumah yang diberikan Keluarga Kaunang-Tamunu di Desa kini Kelurahan Matani, Kecamatan Tomohon Tengah. Nama Rumah Pengasih kemudian berganti menjadi Huize Nazaret.

Seiring berjalan waktu Huize Nazaret kembali berganti nama menjadi Panti Asuhan Nazaret sampai saat ini. Nama Nazaret sengaja tidak dihilangkan agar siapa saja yang pernah tinggal, dibesarkan, ataupun bekerja di Panti Asuhan Nazaret selalu mengenang akan jasa serta kebaikan hati dari Keluarga Kaunang-Tamunu.

BACA JUGA: Anak Panti Asuhan Nazaret Banyak yang Berhasil

Kini, Panti Asuhan Nazaret dibawah naungan Yayasan Ds AZR Wenas salah satu organisasi sosial yang dikelola GMIM.

Berikut sebagian Kepala Panti Asuhan Nazaret:

  • Ros Kandoy-Masengi sekitar 1987-2003
  • Pendeta Grace Ngantung STh 1999-2003
  • Pendeta Febry Ponamon STh 2003-2009
  • Pendeta Jenny Tando STh 2009-2017
  • Pendeta Susjeane Kondoy STh 2017-sekarang
  • Pendeta Susjeane Kondoy STh sebenarnya tercatat sebagai Kepala Panti Asuhan Nazaret yang kesebelas.

“Memang data pengasuh dan pemimpin sejak awal didirikan kurang lengkap. Dan kami berencana untuk mencari data-data para pengasuh dan pemimpin-pemimpin dengan mewawancarai orang-orang yang pernah bekerja di Panti Asuhan Nazareth ini,” ungkap Pendeta Susjeane, kepada publikreport.com, Rabu, 11 April 2018.

Terpisah, Grace Aror, Bendahara Panti Asuhan Nazaret juga mengakui apabila mereka kekurangan data tentang pengasuh dan pemimpin Panti Asuhan Nazaret. YELLI PRISILIA

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Di Tomohon, Daerah Ini Tanpa Trotoar dan Drainase yang Memadai

Read Next

Anak Panti Asuhan Nazaret Banyak yang Berhasil

Leave a Reply