You are currently viewing RW (baca: erwe)
RW atau masakan daging anjing khas Minahasa.

RW (baca: erwe)

Masakan daging anjing khas Minahasa

Orang Manado atau Minahasa menyebutnya RW (baca erwe). RW ini adalah masakan daging anjing dengan bumbu-bumbu khas Minahasa. Masakan RW ini biasanya dibuat pedas.

BACA JUGA: Ragey

Anjing yang akan dimasak biasanya dimatikan (dibantai) lalu dibakar bulu-bulunya. Setelah dibakar kemudian kepala dan isi perut dikeluarkan dan dibuang. Daging kemudian dicincang halus.

Untuk memasak daging anjing ini biasanya orang Minahasa menyediakan bumbu-bumbu seperti cabe, jahe, batang bawang, sereh, kemangi daun lemon (ada juga yang menambahkan pala, cengkih atau lengkuas).

BACA JUGA: Pangi dan Saut

Sebelum memasaknya diwajan, ada yang mencampurkan daging yang telah halus dengan bumbu yang juga telah dihaluskan, namun ada juga yang menumis bumbu dengan minyak goreng lebih dahulu. Setelah itu baru dimasukan daging dan dimasak hingga matang/empuk.

BACA JUGA: Tinoransak, Masakan Rumahan Khas Tanah Minahasa

Untuk mengempukan daging anjing ini biasanya cukup memakan waktu yang lama (tergantung usia anjing yang dibantai). Nah, agar daging anjing ini cepat empuk beberapa orang kerap menambahkan captikus (minuman keras khas Minahasa) atau bahan-bahan lainnya yang dinyakini cepat melembutkan daging itu. Daging anjing ini dapat pula dimasak dengan cara memasukannya ke dalam bambu dan dibakar.

BACA JUGA: AFMI Evakuasi Kucing di Pasar Beriman Tomohon

Di tanah Minahasa dapat ditemui di rumah-rumah makan yang cukup banyak tersebar. Masakan ini kini dikenal sebagai salah satu menu ekstrim kuliner, berdampingan dengan ular, tikus, kucing, babi, babi hutan (celeng) dan lain-lain. | NGARANNA Production

Leave a Reply