You are currently viewing Sangihe Marak Penambangan Emas
AKBP Sudung Ferdinand Napitu, Kapolres Kepulauan Sangihe.

Sangihe Marak Penambangan Emas

TAHUNA, publikreport.com – Menyikapi semakin maraknya kegiatan penambangan emas di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), baru-baru ini Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sangihe bersama instansi teknis melakukan sosialisasi ke lokasi tambang emas di Kampung Bowone, Kecamatan Tabukan Selatan. Tujuan sosialisasi ini, menurut Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kepulauan Sangihe, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sudung Ferdinand Napitu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat maupun penambang tentang aturan dan mekanisme pengelolaan tambang emas.

Penambang harus mengantongi ijin ketika melakukan aktivitas pertambangan,” tegasnya.

Hal ini, Sudung menyatakan, sudah diingatkannya ke penambang termasuk kepada masyarakat pemilik tanah.

Materi sosialisasi, Sudung mengungkapkan, bersifat edukasi yakni menyangkut pemahaman tentang aspek dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan ilegal serta bahaya penggunaan sianida dan mercuri. Meski sosialisasi hanya bersifat edukasi, Sudung menegaskan kehadiran Tim Polres bersama Dinas Energi Sumber Daya Mineral serta Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup, bukan untuk melegitimasi kegiatan tambang. Melainkan memberikan pencerahan kepada penambang dan masyarakat untuk wajib mematuhi ketentuan yang berlaku.

Sampai-sampai ada yang salah menginterprestasikan kegiatan kami, karena ada salah satu warga yang mengatakan, pak Kapolres, terima kasih kita sudah diberikan kesempatan untuk bekerja ditambang. Saya bilang bukan seperti itu, kita datang disini untuk sosialisasi, mengedukasi warga dan penambang tentang aturan yang berlaku,” jelas Sudung mengutib pembicaraan dengan warga saat sosialisasi.

Penambangan emas di Kampung Bowone, Sudung mengatakan, tidak yang melarang. Sebab yang dilarang justru kegiatan pertambangan tanpa ijin.

Kalau ijinnya lengkap itu bukan ilegal. Yang dilarang itu kegiatan tambang tanpa ijin,” ujarnya.  | VEBE

Leave a Reply