Sanksi Jika Polis Asuransi Tak Kunjung Diberikan

Sanksi Jika Polis Asuransi Tak Kunjung Diberikan
Ilustrasi.

Polis Asuransi harus memuat ketentuan paling sedikit mengenai:[2]

saat berlakunya pertanggungan;

uraian manfaat yang diperjanjikan;

cara pembayaran premi atau kontribusi;

tenggang waktu (grace period) pembayaran premi atau kontribusi;

kurs yang digunakan untuk polis asuransi dengan mata uang asing apabila pembayaran premi atau kontribusi dan manfaat dikaitkan dengan mata uang rupiah;

waktu yang diakui sebagai saat diterimanya pembayaran premi atau kontribusi;

kebijakan perusahaan yang ditetapkan apabila pembayaran premi atau kontribusi dilakukan melewati tenggang waktu yang disepakati;

periode pada saat perusahaan tidak dapat meninjau ulang keabsahan kontrak asuransi (incontestable period) pada produk asuransi jangka panjang;

tabel nilai tunai, bagi produk asuransi yang dipasarkan oleh perusahaan asuransi jiwa yang mengandung nilai tunai;

perhitungan dividen polis asuransi atau yang sejenis, bagi produk asuransi yang dipasarkan oleh perusahaan asuransi jiwa yang menjanjikan dividen polis asuransi atau yang sejenis;

klausula penghentian pertanggungan, baik dari perusahaan maupun dari pemegang polis, tertanggung, atau peserta, termasuk syarat dan penyebabnya;