Danau Linouw di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). (foto: publikreport.com)
Danau Linouw di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). (foto: publikreport.com)

Danau Linouw Kian Menarik, Satwa Endemik Terancam

Danau Linouw di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon telah menjadi andalan pariwisata Kota Tomohon. Tanah-tanah sekeliling di sekeliling pinggiran danau telah berpindah ke tangan-tanah pemilik modal.

Danau Linouw dengan keindahannya, menurut Tokoh Masyarakat Lahendong, Laurens Mende sebenarnya menyimpan banyak  kekayaan alam. Contohnya, satwa endemik, yakni beberapa jenis ikan yang hanya ada di Danau Linouw.

Ikan-ikan yang dikatakan endemik ini, seperti Komo, Sayok, Limunus dan Sapet. Selain ikan-ikan (yang diklaim hanya berada di Danau Linouw), juga terdapat ikan Worukus dan Kabos.

“Dulu, sebelum pengeboran panas bumi, di Danau Linouw dapat banyak ditemui bahkan dikonsumsi masyarakat ikan-ikan itu. Tapi kini ikan-ikan endemik dan yang bukan sulit lagi dilihat/ditemui,” kisah Laurens kepada publikreport.com.

Jika toh masih bisa melihat atau menangkap Ikan Komo, Laurens mengatakan ukurannya sudah sangat kecil.

“Beda dengan dulu. Ikan seperti itu masih besar-besar dan banyak, sehingga masyarakat gampang menangkapnya,” tutur pria paruh baya yang berdomisili di dekat Danau Linouw ini.

Nasib Payangka, Ikan Endemik Danau Tondano

Mulai punahnya ikan endemik maupun non endemik di Danau Linouw, menurut Laurens kemungkinan karena disebabkan terjadinya pencemaran air di danau itu. Pencemaran air ini disinyalir sejak eksplorasi dan ekploitasi panas bumi di Lahendong dan sekitarnya maupun mulai menjamurnya rumah makan/restoran dan sarana-sarana wisata lainnya di sekeliling danau.

Kelestarian Danau Linow PT PGE Diminta Bertanggung Jawab

“Sudah selayaknya danau ini menjadi tanggung jawab bersama. Terutama mereka yang mendapatkan income karena berbisnis atau mengeksploitasi keindahan danau ini. Mari lestarikan keindahan danau maupun satwa yang ada di dalamnya. Satwa terutama yang endemik harus dijaga. Jangan sampai punah,” ajak Laurens yang kini berprofesi sebagai pengacara.

Tanah-tanah sekeliling Danau Linouw, Laurens melanjutkan, kini sudah berpindah tangan ke mereka yang punya modal. Para kaum berduit ini berlomba-lomba membeli tanah di sekeliling danau itu, apakah untuk membangun property pribadi maupun untuk umum, sebagai destinasi wisata.

Pesona Linow, Danau Indah di Lahendong
Indahnya Danau Linow

“Orang kampung (warga Lahendong) yang masih memiliki tanah disana tinggal dihitung dengan jari, atau tinggal satu, dua orang saja. Lain-lain sudah dimiliki mereka yang mempunyai modal. Bahkan warga negara asing dikabarkan mempunyai property di sekeliling danau itu,” ungkap Laurens yang juga merupakan aktivitas Organisasi Non Pemerintah (Ornop), yakni Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Kota Tomohon.

Leave a Reply