You are currently viewing Seleksi I Capim KPK Didominasi PNS
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yenti Garnasih didampingi anggota Pansel mengumumkan nama-nama yang lolos seleksi tahap I, di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta, Kamis 11 Juli 2019.

Seleksi I Capim KPK Didominasi PNS

JAKARTA, publikreport.com – Sebanyak 192 orang dari 376 orang yang mengikuti seleksi Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dinyatakan lolos seleksi tahap I yaitu seleksi administrasi. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK, Yenti Garnasih mengemukakan, peserta yang lolos seleksi tahap I ini berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh laki-laki sebanyak 180 orang dan perempuan sebanyak 12 orang.

Sementara kalau dilihat berdasarkan profesi, jumlah tertinggi sebanyak 43 orang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), pensiunan, wiraswasta, non government organization (NGO) dan pejabat negara disusul akademisi/dosen sebanyak 40 orang, dan advokat/konsultan hukum sebanyak 39 orang.

Berdasarkan asal provinsi didominasi dari Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dengan jumlah 64 orang,” kata Yenti saat menyampaikan pengumuman di Lobi Gedung I, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kamis 11 Juli 2019.

Di antara yang lolos seleksi tahap I itu terdapat nama-nama terkenal, seperti Brigadir Jenderal (Brigjen). Agung Makbul, Aidir Amin Daud, Alexander Marwata, Anang Iskandar, Basaria Pandjaitan, Giri Suprapdiono, Ike Edwin, Imam Anshori Saleh, Laode Muhammad Syarif, Pahala Nainggolan, Roby Arya Brata, Inspektur Jenderal (Irjen) Suedi Husein, Suparman Marzuki, Yosep Adi Prasetyo, Yotje Mende, dan Irjen Yovianes Mahar.

Nama-nama lengkap peserta seleksi calon pimpinan KPK yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dapat dilihat pada link berikut: https://cdn.setneg.go.id/_multimedia/document/20190711/5512pengumuman_pansel_HSA.pdf.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi tahap administrasi atau tahap I, menurut Yenti, akan melaksanakan seleksi uji kompetensi yang meliputi objective test dan penulisan makalah dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemensetneg pada Kamis 18 Juli 2019, mendatang.

BACA JUGA: Puluhan Orang Mendaftar Capim KPK 2019-2023

Anggota Pansel KPK Harkristuti Harkriswono menambahkan, uji kompetensi harus dilakukan dengan harapan peserta seleksi Capim KPK periode 2019 – 2023 mengetahui apa saja tugas KPK.

Melalui uji kompetensi tersebut, kami berharap peserta seleksi dapat mengetahui secara detail mengenai tugas dan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi, dan semua hal yang berkaitan dengan korupsi itu sendiri mulai dari penindakan, pencegahan, sampai dengan supervisi,” tambahnya. | DORANG

Leave a Reply