You are currently viewing Seperti Apa Rem Cakram Layak Pakai?
Ilustrasi.

Seperti Apa Rem Cakram Layak Pakai?

Urusan memberhentikan laju kendaraan berpegang pada rem yang terdiri dari kampas dan cakram melalui teromol. Pada sepeda motor, cakram jelas terlihat.

Pertanyaannya, jika targetnya adalah rem tidak pakem lagi, efeknya tentu bisa lebih buruk karena saat ini pun sepeda motor sudah nyelonong saat lajunya coba di-stop.

Cara tahu cakram rem sudah tidak layak dengan sisi samping untuk mencari bentuk bidang yang disetujui.

“Cakram yang sudah tipis. Sebenarnya bisa dilihat kalau sudah seperti ada bibirnya, legok ke dalam,” ujar Irawan, mekanik senior di Suzuki yang juga pemilik bengkel Rasa Senang, spesialis Suzuki serta merek motor lain di Jalan Panjang, Jakarta Barat.

Jika sudah membentuk model bibir, maka hal itu akan membentuk pada penyetelan. Pasalnya, medan yang harusnya digigit kampas rem sudah tidak sama atau tidak rata.

“Yang jadi soal penyetelannya jadi enggak sama, ditambah setelah ganti kampas rem baru. Jadi tidak jadi pakem,” kata Irawan.

Lucunya, ini anggaran karena lagi-lagi urusan anggaran. Cakram rem memang tergolong produk slow moving alias bukan onderdil yang kerap diganti pada perawatan rutin. Namun, justru itu, efeknya besar.

“Masalahnya orang Indonesia kan gitu, sudah dibilang ganti cakram, harga Rp200 ribuan, malas. Memperbaiki ganti kampas saja, tapi kan bisa untuk keselamatan, kalau rokok sebungkus sehari mau mau,” katanya terkekeh. | OTOSIA.com

Leave a Reply