Ilustrasi. Sudah sejak lama toleransi antara gereja dan masjid di Solo ini terjaga. (Foto: Liputan6/Fajar Abrori).
Ilustrasi. Sudah sejak lama toleransi antara gereja dan masjid di Solo ini terjaga. (Foto: Liputan6/Fajar Abrori).

Setara Institute: Manado, Kota Paling Toleran

JAKARTA, publikreport.com – Kota Manado menjadi yang teratas sebagai kota yang memiliki tingkat toleransi tinggi. Kota Manado masuk dalam 10 besar, seperti Kotamobagu, Palu, Tual, Salatiga, Pematangsiantar, Singkawang, Binjai, Surakarta dan Tebing Tinggi.

Data ini dirilis Setara Institute dari penelitian Indeks Kota Toleran (IKT) 2017 pada 94 dari 98 kota di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan mulai Oktober 2016 hingga September 2017.

Peneliti Setara Institute, Halili mengatakan, penelitian ini bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan kota-kota yang dianggap berhasil membangun dan serta mengembangkan toleransi.

“Jadi kalau kota yang toleransinya masih rendah, harus bergegas mengikuti untuk membangun dan mengembangkan toleransi di wilayahnya,” ucap Halili di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis 16 November 2017.

Dia menjelaskan, laporan ini disusun untuk mengutamakan praktik toleransi dengan memeriksa seberapa besar kebebasan beragama dan dilindungi melalui regulasi dan tindakan.

Tak hanya itu, laporan ini menyandingkan pula dengan realitas perilaku sosial masyarakat dalam tata kelola keberagaman kota.

“Ini menggunakan paradigma negatif right sesuai dengan karakter kebebasan beragama ataupun berkeyakinan. Selain itu juga memeriksa tindakan pos pemerintah kota dalam mempromosikan toleransi, mulai dari kebijakan, pernyataan resmi hingga peristiwa,” jelas Halili.

Toleransi Jakarta Rendah

Setara Institute menyatakan, DKI Jakarta menjadi kota di Indonesia yang mendapatkan peringkat pertama dengan kategori toleransi rendah pada 2017. Padahal dalam penelitian 2015, Jakarta menduduki peringkat 65 dari 94 kota yang dilakukan kajian terkait indeks kota toleran.

Leave a Reply