Sejumlah elemen masyarakat yang memenuhi undangan, Roland Roeroe, Jumat 16 Agustus 2019, di Kanzo Cafe, Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara. Roland Roeroe kepada para tokoh masyarakat ini menyatakan kesiapannya untuk bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kota Tomohon. (foto: publikreport.com)
Sejumlah elemen masyarakat yang memenuhi undangan, Roland Roeroe, Jumat 16 Agustus 2019, di Kanzo Cafe, Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara. Roland Roeroe kepada para tokoh masyarakat ini menyatakan kesiapannya untuk bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kota Tomohon. (foto: publikreport.com)

Roland: Sebagai Orang Tomohon Asli, Siap Bertarung di Pilkada

POLITIK

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Kendati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tomohon, nanti digelar pada 2020, namun sejumlah kalangan mulai mencari simpati dengan cara bersosialisasi lewat tokoh masyarakat. Jumat 16 Agustus 2019, Roland Roeroe mengumpulkan sejumlah elemen masyarakat Kota Tomohon di Kanzo Cafe, Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Di tempat itu, Roland menyatakan kesiapannya untuk bertarung pada Pilkada 2020 di Kota Tomohon.

“Saat ini saya ingin menyampaikan salah satu putusan penting dalam sejarah hidup saya sebagai orang Tomohon asli. Saya siap bertarung pada Pilwako (Pemilihan Walikota) Tomohon tahun depan (2020),” ungkapnya dihadapan ratusan elemen masyarakat yang datang memenuhi undangannya.

Support dari para tokoh masyarakat, menurut Roland menjadi salah satu pemacu dirinya dalam pengambilan sikap ini.

“Banyak tokoh masyarakat dan para pejuang pembentukan Kota Tomohon yang mendorong dan siap mengawal saya. Selain itu, saya sudah berkomunikasi dan mendapat restu bersosialisasi dari Ketua DPD (Dewan Pengurus Daerah) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulut, bapak Olly Dondokambey,” kata Roland yang berijazah dokter, dan dikenal sebagai pengusaha di Jakarta.

Meski mendapat restu dari Olly Dondokambey untuk bersosialisasi, namun Roland mengaku, dirinya tidak mengklaim akan diusung PDIP. Dan tidak akan maju dari partai politik (parpol) lain, apalagi dari jalur independen.

“Semua keputusan ada pada PDIP yang punya mekanisme. Saya juga tidak mengklaim bahwa saya yang akan diusung oleh PDIP. Papan satu atau dua tidak masalah. Walaupun saya prioritas di PDIP, tapi tentu membuka koalisi dengan partai lain. Dan, satu hal yang pasti, kalau tidak diusung oleh PDIP, saya sudah punya komitmen tidak akan maju dari partai lain apalagi ambil independen,” jelasnya.

Danny Wati, salah satu sahabat dan pendukung Roland Roeroe untuk maju sebagai Calon Walikota Tomohon mengatakan, figur tersebut punya semangat dan kemampuan yang dibutuhkan untuk membangun Kota Tomohon.

”Dia punya materi yang memadai yang membuat dia tidak akan cari harta dari jabatan Walikota Tomohon,” ujarnya.

Leave a Reply