Ratusan warga penambang emas Kampung Bowone, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulut, Rabu 15 Juli 2020, mendatangi rumah dinas bupati (rudis).
Ratusan warga penambang emas Kampung Bowone, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulut, Rabu 15 Juli 2020, mendatangi rumah dinas bupati (rudis).

Soal Tambang, Warga Datangi Rudis Bupati

SANGIHE, publikreport.com – Ratusan warga penambang emas Kampung Bowone, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 15 Juli 2020, mendatangi rumah dinas bupati (rudis). Kedatangan mereka terkait sejumlah permasalahan, mulai dari penahanan sejumlah penambang oleh Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sangihe hingga permintaan lokasi tambang yang dapat dioperasikan kembali.

“Kami minta pak bupati dapat memfasilitasi pembebasan maupun penangguhan penahanan teman-taman penambang di Polres Sangihe, termasuk aktivitas tambang dapat beroperasi kembali. Mengapa kami minta pak bupati memfasilitasi? Sebab pak bupati kami anggap sebagai orang tua kami sendiri yang dapat membantu kami sebagai masyarakat,” ucap Frangki Nusi, salah satu juru bicara warga.

Juru bicara warga lainnya, Junawir Stirman, juga meminta bupati dapat memfasilitasi pengurusam ijin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara termasuk ke Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Siapa tahu juga pihak kontrak karya dapat menciutkkan sebagian lahan untuk dapat dijadikan lokasi WPR, sehingga kami minta pak bupati dapat memfasilitasinya,” ujarnya.

BACA JUGA: Excavator Masuk Tambang, Penambang Tradisional Protes

BACA JUGA: Tambang Bowone Ditutup, Warga Mengadu ke DPRD

BACA JUGA: Warga Bowone Curhat Masalah Tambang ke Bupati dan Kapolres

Leave a Reply