Sulut Miliki 2 Laboratorium PCR
Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey saat memimpin rakor percepatan penanganan penyebaran Covid-19 melalui video conference bersama jajaran Forkompimda Sulut, Sabtu 09 Mei 2020.

Sulut Miliki 2 Laboratorium PCR

MANADO, publikreport.com – Guna mempercepat diagnosa dan penentuan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Covid-19 (Coronavirus Disease 2019), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah menyiapkan dan mengoperasikan dua Laboratorium PCR (Polymerase Chain Reaction). Adanya dua laboratorium ini juga diharapkan paradimedis dapat segera memberikan penanganan yang tepat.

BACA JUGA: Hadapi Covid-19, Sulut Siapkan Dapur Lapangan

Kedua Laboratorium PCR tersebut, masing-masing terdapat di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Manado dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou, Malalayang, Manado.

BACA JUGA: Sulut Tidak Mengusulkan PSBB

BACA JUGA: 53 Orang Positif Covid-19 di Sulut

“Dalam rangka mencegah penambahan penyebaran Covid-19 di Sulut, saya informasikan dua laboratorium PCR yang kami siapkan, satu sudah mulai beroperasi, yakni BTKLPP Kelas 1 Manado. Satunya lagi, di RSUP Prof Kandou, hari Senin 11 Mei 2020 beroperasi,” ungkap Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey saat memimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan penanganan penyebaran Covid-19 melalui video conference bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sulut, Sabtu 09 Mei 2020.

BACA JUGA: Sulut Miliki Laboratorium PCR

Turut serta dalam rakor daring (dalam jaringan) dengan video conference ini, antaranya Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) Santos Matondang, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut, Inspektur Jenderal (Irjen) Royke Lumowa, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, Andi Muh Iqbal Arief, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VIII Sulut, Brigadir Jenderal (Brigjen) Donar Philip Rompas serta Wakil Gubernur (Wagub) dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Steven OE Kandouw dan Edwin Silangen. | VERONICA DSK

Leave a Reply