PUBLIKREPORT.com

Sulut Optimis Pertahankan TPID Terbaik

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulut di Kota Kotamobagu, Rabu, 26 September 2018, siang.

Untuk mempertahankan prestasi itu, Edwin mengingatkan pentingnya sinergitas kerja komponen TPID, termasuk mendorong peran serta para bupati dan walikota untuk terus memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di daerah masing-masing serta melakukan inovasi program, misalnya menggiatkan Program Batanang (Menanam) Padi, Rica, Bawang, Tomat.

KOTAMOBAGU, publikreport.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen mengungkapkan, apabila selama tiga tahun terakhir kemajuan pembangunan di Sulut menunjukan progres positif. Pertumbuhan ekonomi Sulut ditopang terkendalinya harga barang dan jasa (inflasi) pada tingkat rendah.

“Saya berharap prestasi yang diperoleh akan terus dipertahankan sampai tahun-tahun selanjutnya,” kata Edwin pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulut di Kota Kotamobagu, Rabu, 26 September 2018, siang.

Untuk mempertahankan prestasi itu, Edwin mengingatkan pentingnya sinergitas kerja komponen TPID, termasuk mendorong peran serta para bupati dan walikota untuk terus memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di daerah masing-masing serta melakukan inovasi program, misalnya menggiatkan Program Batanang (Menanam) Padi, Rica, Bawang, Tomat.

“Para bupati dan walikota dapat membentuk TPID di masing-masing daerah dan memotivasi UKM untuk terlibat dalam sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Sulut,” ujarnya.

Tahun 2018 ini, menurut Edwin, Kotamobagu akan menjadi salah satu daerah kajian inflasi di Sulut setelah Manado. Karenanya, kepada Pemerintah Bolmong Raya agar tetap menjadi lumbung beberapa komoditi bahan pokok seperti beras dan barito (bawang, rica, tomat), sehingga harga tidak melambung jauh.

Pertumbuhan ekonomi

Sebelumnya Edwin memaparkan, tingkat pertumbuhan ekonomi Sulut dari tahun ke tahun semakin mengalami peningkatan. Pada 2015 mencapai angka 6,12 persen dan pada 2017 naik mencapai angka 6,32 persen atau diatas pertumbuhan ekonomi nasional.

Disamping itu, Edwin melanjutkan, Inflasi daerah pada 2017 mencapai angka 2,42 persen, turun menjadi -0,88 persen pada Agustus 2018. Sedangkan semester pertama mencapai angka 1,90 persen atau lebih rendah dari inflasi nasional, serta stok bahan pangan untuk kebutuhan masyarakat Sulut tetap tersedia dengan harga terkendali.

Atas keberhasilan ini, Edwin memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota TPID yang telah bekerja optimal hingga tercapainya kemajuan pembangunan Sulut. Apalagi Sulut berhasil merah penghargaan TPID terbaik se-Sulawesi Tahun 2018/2019 yang diserahkan langsung Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

 

VERONICA DSK

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Industri Kreatif Dekat dengan Keseharian Rakyat Indonesia

Read Next

Gelar TIFF dan Pengucapan Syukur, Tomohon Raih Penghargaan dari Kemendikbud

Leave a Reply