You are currently viewing Surat Palsu, Sudah Makan Korban
Ilustrasi.

Surat Palsu, Sudah Makan Korban

JAKARTA, publikreport.com – Modus penipuan dengan undangan sosialisasi mengatasnamakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) kembali terulang. Meskipun beberapa kali sudah diingatkan, namun undangan bodong itu sudah memakan korban.

Salah satu pejabat Pemerintah Provinsi Aceh mengaku mendapatkan surat undangan dari KemenPANRB untuk menghadiri undangan sosialisasi yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Aceh. Karena waktunya mepet, ia tidak melakukan konfirmasi ke pejabat di KemenPANRB yang sudah banyak dikenalnya.

“Seperti terhipnotis, uang saya di ATM (Automatic Teller Machine) dikuras penipu tersebut,” ujar K, di kantor KemenPANRB, Rabu, 24 Oktober 2018.

Dua hari lalu, K menceritakan, dirinya mendapatkan disposisi dari Sekretaris Daerah untuk menghadiri sosialisasi kebijakan yang diselenggarakan KemenPANRB. Selanjutnya ia menghubungi narahubung yang tercantum dalam surat tersebut, dengan nama Rizaldi Siagian dengan telepon 085314867629.

Dalam surat tersebut, tertulis bahwa biaya perjalanan dinas akomodasi dan transportasi hanya untuk satu orang peserta selama acara berlangsung. Rizaldi menjanjikan akan memberikan uang sebesar Rp18 juta untuk mengganti akomodasi dan transportasi yang dikeluarkan.

Terlebih dahulu, Rizaldi menyuruh Pegawai Pemerintah Provinsi Aceh tersebut untuk melakukan pembelian tiket pesawat. Uang pembelian tiket akan segera diganti dengan cara transfer bank. Rizaldi juga minta agar ia segera pergi ke ATM terdekat untuk mengecek karena ia sudah mentransfer Rp18 juta ke rekening pegawai tersebut.

Melalui telepon seluler, pegawai tersebut dipandu langkah-langkah yang harus dilakukan hingga proses mengecek saldo.

“Karena belum masuk uang transferannya, ia bilang kalau akan ada proses penggabungan. Kemudian saya dipandu lagi,” jelasnya.

BACA JUGA: KemenPANRB: Waspada, Ada Surat Palsu Pembekalan CPNS 2017

BACA JUGA: Waspada, Beredar Lagi Surat Palsu ‘Pengangkatan CPNS’

Leave a Reply