Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tenaga Kerja Adukan PT Smirna ke Dinaker

TAHUNA, publikreport.com -Sejumlah tenaga kerja dengan status Tenaga Kerja Lepas (THL) di PT Smirna, Selasa 19 Februari 2019, mengadukan permasalahan gaji mereka ke Dinas Tenaga Kerja (Dinaker) Kabupaten Kepulauan Sangihe. Para THL bekerja di Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tahuna mengaku sudah tiga bulan belum menerima pembayaran gaji dari PT Smirna .

Salah satu tenaga kerja PT Smirna, Gatot Karno kepada wartawan mengungkapkan, masalah pembayaran gaji karyawan lepas PT Pertamina menjadi tanggung jawab PT Smirna. Hal ini didasarkan pada addendum perpanjangan kontrak antara PT Pertamina dan PT Smirna yang ditandantangani kedua belah pihak.

BACA JUGA: Pemuda Tomohon Dilatih di BLK Bekasi

”Kami berharap pihak vendor (PT Smirna) secepatnya melakukan pembayaran gaji THL tanpa menunggu proses pencairan dana dari Pertamina,” harap Gatot.

Perwakilan PT Smirna, Max Pangemangen mengaku adanya keterlambatan pembayaran gaji akan diselesaikan dalam waktu dekat. Semua nantinya ditindaklanjuti dengan berita acara yang akan dibuat Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Sangihe.

BACA JUGA: Banyak Masalah Tenaga Kerja, Ini Jawaban PT Kawanua Puspa Buana

BACA JUGA: Gedung Balai Latihan Kerja Terkesan Diabaikan

Kepala Dinaker Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dokta Pangandaheng menjelaskan, pertemuan tentang permasalahan tenaga kerja di PT Smirna difasilitas pihaknya.

“Itu merupakan pertemuan terakhir (Selasa, 19 Februari 2019) ditingkat adminsitrasi. Selanjutnya akan dibawa ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), jika permasalahan tak kunjung selesai,” jelasnya.

Diketahui, Komisi B DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe sebelumnya juga pernah memfasilitasi penyelesaikan permasalahan tenaga kerja PT Smirna saat pertemuan antara tenaga kerja, PT Smirna dan PT Pertamina. Namun, pembayaran gaji tak kunjung terealisasi, sehingga tenaga kerja kembali mengadukan permasalahan ke Dinaker Sangihe. | ARIFIN M

Leave a Reply