Tiga Strategi Manajemen Resiko Dunia Keuangan
Ilustrasi.

Tiga Strategi Manajemen Resiko Dunia Keuangan

EKONOMI & BISNIS

Seperti apapun model bisnis Anda, industri yang Anda geluti atau tingkat pendapatan yang Anda capai, resiko bisnis harus diidentifikasi sebagai sebuah aspek strategis dari perencanaan bisnis Anda.

Berikut tips dari tradinginfo yang harus Anda ketahui:

Setelah resiko diidentifikasi, perusahaan bisa mengambil langkah yang diperlukan untuk mengontrol resiko tersebut demi melindungi aset bisnis. Cara yang paling umum adalah dengan menggunakan 3 strategi manajemen resiko mulai dari cara menghindari resiko, mitigasi sampai transfer resiko dalam bentuk lain.

Menghindari Resiko

Cara paling mudah bagi Anda untuk mengontrol resiko adalah dengan menghindari resiko tersebut sama sekali. Dalam bentuk yang paling umum, penghindaran dilakukan saat bisnis menolak untuk berpartisipasi dalam aktivitas yang diketahui membawa resiko dalam bentuk apapun itu. Contohnya saat sebuah bisnis memiliki kapasitas untuk membeli sebuah bangunan untuk lokasi bisnis baru, ada resiko yang muncul, dalam bentuk ketika lokasi bisnis tersebut tidak mampu menghasilkan keuntungan yang cukup untuk membayar kembali modal yang dihabiskan demi pembelian bangunan itu.

Contoh lainnya, sebuah klinik bisa saja menghindari prosedur tertentu yang memiliki resiko tinggi bagi pasien mereka. Walaupun penghindaran resiko merupakan cara mudah dalam mengontrol ancaman potensial bagi bisnis Anda, penerapan strategi ini juga berarti Anda kehilangan potensi pemasukan jika resiko tersebut tidak muncul di masa depan.

Contoh dalam pasar keuangan adalah stop loss. Dimana Anda bisa menggunakan mekanisme ini untuk menjual aset yang Anda tempatkan di bursa. Hal ini akan mengurangi potensi kerugian Anda. Arah pergerakan aset tidak selalu seperti yang Anda duga, karena itu Anda harus bersiap akan kemungkinan terburuk. Namun jangan terapkan stop loss terlalu dekat dengan harga saat Anda masuk karena harga akan naik turun sebelum akhirnya bergerak kuat ke arah yang Anda prediksi.

Mitigasi Resiko

Anda juga bisa memilih untuk mengontrol resiko lewat mitigasi atau reduksi. Mitigasi resiko bisnis berarti cara untuk mengurangi dampak negatif saat seringkali resiko tersebut tidak bisa dihindari. Contohnya, saat pabrikan mobil melakukan mitigasi resiko lewat penarikan kembali satu jenis mobil mereka di pasaran. Tentunya recall akan membebani keuangan perusahaan secara signifikan. Namun resiko reputasi yang jatuh karena fitur yang tidak memenuhi standar bisa jadi menghancurkan perusahaan secara menyeluruh. Recall bisa saja dihindari jika kesalahan pabrikan tidak besar, dan dampak yang ditimbulkan hanya sedikit.

Leave a Reply