Ilustrasi: (foto: deainsanira.blogspot.co.id
Ilustrasi: (foto: deainsanira.blogspot.co.id

Tips Anti Emosi Gara-gara Ban Motor

Ban tahu-tahu kempes saat mau berangkat, atau usai diparkir dan buru-buru mau pergi bisa jadi ganjalan pemicu emosi.

Yulfahmi, Manajer Teknik Sepeda Motor PT Gajah Tunggal, punya beberapa tips supaya kita tidak lantas kesal gara-gara urusan dengan ban motor.

1. Ban bocor samping

Kalau sudah bocor samping, sebaiknya ganti saja jangan ditambal. Menurut Yulfahmi, konstruksi samping pada ban berbeda dengan tapak. Kalau tetap ditambal, yang ada mungkin pas buru-buru mau pergi malah tertunda gara-gara ban kempis.

“Malah jadi lebih parah, kan fleksibilitasnya tinggi. Kalau fleksibilitasnya tinggi, jadi susah. Hampir enggak bisa sebetulanya. Kalau ditambal, bocor lagi enggak lama. Karena fleksibel, tidak ada yang memegang (menjadi kerangka) ke tambalannya. Ya bocor, tidak bisa menyimpan angin,” ujarnya.

2. Tidak rata atau retak samping

Ban belum lama ganti tetapi tapaknya terlihat sudah tidak rata atau malah retak samping. Jika ini masalahnya, maka kesalahannya ada pada membiarkan ban kurang angin dan terus dipakai.

“Tekanan angin rendah, dijalankan dalam waktu yang lama,” ujarnya.

Bagi sejumlah merek ban, malas jaga tekanan angin bisa membuat dindingnya retak-retak dan pastinya bakal sering kempis.

3. Parkir tempat teduh

Pesan lainnya adalah tidak sering-sering memarkir sepeda motor di ruang terbuka. Hal ini terkait dengan masa pakainya.

“Ban awet, jangan ditaruh di tempat yang kena matahari langsung,” ujarnya. | OTOSIA.com

Leave a Reply