You are currently viewing TPS Terancam Kekurangan Linmas
Sem Tirayoh, Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Minut.

TPS Terancam Kekurangan Linmas

AIRMADIDI, publikreport.com – Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, Rabu 17 April 2019 tak lama lagi, namun masih menyisahkan sejumlah persoalan. Di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) terancam kekurangan aparat Linmas (Perlindungan Masyarakat) untuk melakukan penjagaan.

Masih kurang, tapi sebenarnya hanya menambah sedikit saja. Misalna di suatu desa ada tujuh jaga (lingkungan), berarti sudah ada tujuh personil Linmas. Tapi di situ ada delapan atau sembilan TPS. Sehingga berarti hanya menambah satu atau dua orang personil Linmas saja,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat Pol PP dan Damkar) Kabupaten Minut, Sem Tirayoh.

Kekurangan personil Linmas ini, Sem menyatakan akan terpenuhi dalam waktu dekat. Dirinya mengaku terus berkoordinasi dengan camat dan hukum tua (kumtua) agar secepatnya menambah kebutuhan Linmas untuk setiap TPS.

BACA JUGA: Persyaratan Menjadi Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas)

BACA JUGA: Pemilu 2019, 667 TPS Disiapkan KPU Minut

BACA JUGA: Pemilu 2019 dan Ajakan Memilih

“Diupayakan tak sampai minggu depan sudah terpenuhi. Jadi pas hari-H setiap TPS di seluruh Minut telah ada Linmas minimal satu orang,” ujarnya.

Diketahui dari 667 TPS di Kabupaten Minut, setiap TPS akan ditempatkan dua personil Linmas plus satu personil kepolisian. | GLENLY B

Leave a Reply