You are currently viewing Wagub: 60 Persen PSK di Papua Perempuan Asal Sulut
Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw pada Rakor Perlindungan Wanita di ruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Selasa, 14 Agustus 2018. Human trafficking khususnya perdagangan wanita menjadi isu penting yang terangkat dalam rakor itu.

Wagub: 60 Persen PSK di Papua Perempuan Asal Sulut

MANADO, publikreport.com – Fakta, 60 persen Pekerja Seks Komersil (PSK) di Papua, adalah perempuan asal Sulawesi Utara (Sulut).

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw pada Rapat Koordinasi (Rakor) Perlindungan Wanita di ruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Selasa, 14 Agustus 2018. Human trafficking khususnya perdagangan wanita menjadi isu penting yang terangkat dalam rakor itu.

Mereka itu, Steven melanjutkan, selain sebagai korban trafficking, namun banyak pula yang dengan sadar dan atas kemauan sendiri melakoni pekerjaan itu.

“Ironisnya keluarga dan orang tua ‘tutup mata’ dengan alasan ekonomi,” sesalnya.

Parahnya lagi, Steven mengungkapkan, lantaran anak ‘berpenghasilan besar’, sehingga bisa beli mobil, bisa beli kebun, orang tua kemudian mensupport.

“Biar jo (saja) jadi penari striptease tapi banya doi (banyak uang). Ini memalukan. Mari lawan sikap permisif terhadap pekerjaan wanita malam,” serunya.

Leave a Reply