You are currently viewing Wagub: PAD Pemda se-Sulut Masih Jongkok
Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw menyaksikan penandatangann Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Daerah (P4D) Pemerintah Provinsi Sulut bersama 15 kabupaten/kota se-Sulut.

Wagub: PAD Pemda se-Sulut Masih Jongkok

MANADO, publikreport.com – Penyerapan anggaran tidak perlu tunda-tunda. Celah fiskal tahun ini semua Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih jongkok dan masih menunggu dan berharap ke pemerintah pusat.

Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Steven OE Kandouw pada penandatanganan kesepakatan Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Daerah (P4D) Pemerintah Provinsi Sulut bersama Sekretaris Daerah 15 kabupaten/kota se-Sulut, Selasa, 20 Maret 2018.

“Jadi akan ada seleksi dari pemerintah pusat siapa yang akan dapat anggaran. Karena itu jangan lama dalam melakukan penyerapan anggaran. Begitu dengan daerah pemilihan, Dana KPU dan THL bisa menjadi serapan,” tegas Steven OE Kandouw.

Beberapa tahun lalu, menurut Steven, serapan anggaran tidak maksimal dan akhirnya tahun selanjutnya Pemerintah Provinsi Sulut diberikan penghematan 10 persen.

Menyikapi hal tersebut, Steven menyarankan, kepada pemerintah daerah (pemda) se-Sulut, agar jangan ada anggaran yang tertinggal. Koordinasi antara pemerintah daerah harus terus dijaga, supaya situasi tetap kondusif.

“Setiap saya bertemu wakil bupati, saya selalu mengingatkan tentang ukuran baju. Artinya harus tahu tupoksi (tugas pokok dan fungsi). Jadi apa yang diinstruksikan bupati harus bisa diamankan wakilnya. Sekretaris daerah juga jangan menghalangi, semua harus bisa saling mengingatkan, jangan sampai ada yang miskomunikasi antara pimpinan daerah,” pesannya, seraya menambahkan, beberapa daerah sudah baik koordinasinya.

BACA JUGA: Target PAD, Dirut: Rp 250 Juta Saja Berat
BACA JUGA: APBD Sulut TA 2018: PAD Ditargetkan Rp 1,1 Triliun

Leave a Reply