You are currently viewing Warga Bandung dan Palembang Dibekuk Tim Manguni, Dua Buron
SA alias Agus (41), warga Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan BI alias Bambang (37), warga Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Senin, 19 Maret 2018, sekitar jam 05.45 WITA, berhasil dibekuk Tim Manguni Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulut dan Tim Macan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manado. Keduanya diringkus Tim Manguni Polda Sulut dan Tim Macan Polresta Manado di Bandara Sam Ratulangi Manado saat akan terbang ke Jakarta, diduga usai melakukan pencurian di rumah rumah milik Novia Kantohe, warga Blok D Nomor 2 Perumahan Marko Duta, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal II, Kota Manado, Provinsi Sulut, Minggu, 18 Maret 2018.

Warga Bandung dan Palembang Dibekuk Tim Manguni, Dua Buron

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – SA alias Agus (41), warga Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan BI alias Bambang (37), warga Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Senin, 19 Maret 2018, sekitar jam 05.45 WITA, berhasil dibekuk Tim Manguni Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulut dan Tim Macan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manado.

Keduanya diringkus di Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi Manado saat akan terbang ke Jakarta, setelah pada Minggu, 18 Maret 2018, diduga melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) di rumah milik Novia Kantohe, warga Blok D Nomor 2 Perumahan Marko Duta, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal II, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Di rumah ini, kedua pelaku berhasil menggasak sejumlah barang, antara lain tiga unit handphone (Hp) masing-masing Samsung S8, J5 dan Iphone 6, satu kotak berisi perhiasan emas, uang 1.000 Dolar Amerika Serikat (AS), uang Rp 7 juta serta satu unit senjata air soft gun.

“Korban mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta,” jelas Dirreskrimum Polda Sulut, Komisaris Besar (Kombes) Hari Sarwono dalam keterangan persnya, Selasa, 20 Maret 2018.

Dari penangkapan ini, Hari membeberkan, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, yakni tiga kartu ATM (2 BCA, 1 Mandiri), 2 handphone Samsung flip warna putih, uang tunai Rp 4.379.000, uang di ATM (Automatic Teller Machine) sebesar Rp 20 juta (diduga kuat hasil kejahatan), 2 lembar uang pecahan 1 Ringgit Malaysia, 1 lembar uang pecahan 1 Dollar Singapura, 1 tiket pesawat, KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan SIM (Surat Ijin Mengemudi) C atas nama BI serta 1 kartu paspor BCA (Bank Central Asia).

“Penangkapan ini kurang dari 24 jam setelah kejadian,” sambungnya.

Penangkapan dilakukan, Hari mengatakan, setelah korban membuat Laporan Polisi Nomor: LP/682/III/2018/Sulut/Resta Mdo, usai kejadian. Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mendalami CCTV (Closed Circuit Television) yang terpasang di rumah korban.

Dari situ diketahui, kedua pelaku saat beraksi menggunakan dua sepeda motor Nomor Polisi (Nopol) DB 6929 FE dan DB 5375 GD. Penyelidikan terus dilakukan hingga akhirnya identitas pemilik sepeda motor diketahui, yakni pria berinisial HP, warga Kota Tomohon.

Leave a Reply