Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mendata dan memberikan bantuan bagi warga Sangihe -perantau- yang berada di sejumlah kecamatan di Kota Manado.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mendata dan memberikan bantuan bagi warga Sangihe -perantau- yang berada di sejumlah kecamatan di Kota Manado.

Warga Sangihe di Manado Dapat Bantuan

SANGIHE, publikreport.com – Sebanyak 1.495 warga yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diberikan bantuan berupa bahan pokok (bapok) oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penyerahan bantuan dilakukan, Kamis 04 Juni 2020, setelah sebelumnya Kantor Penghubung Sangihe di Manado telah melakukan pendataan secara langsung maupun diumumkan melalui media sosial (medsos).

“Setelah data dikumpulkan, kami cocokkan dengan data yang ada di Kabupaten dan hari ini (Kamis 04 Juni 2020) bantuan mulai disalurkan. Bantuan ini diperuntukan bagi masyarakat Sangihe yang merantau dan terdampak darurat Covid-19 (CoronavirusDisease 2019),” ungkap Kepala Sub Bagian (Kasubag)0 Kerja Sama Dalam Negeri Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kepulauan Sangihe, Gladys Rompis.

Jumlah penerima bantuan tersebut, diakui Gladys, masih ada yang kurang. Hal ini dikarenakan sebagian masyarakat sudah kembali ke Sangihe. Namun mereka akn didata kembali sesuai laporan yang masuk ek Kantor Penghubung Sangihe di Manado.

“Data awal sudah sesuai dengan sembako (sembilan bahan pokok) yang disiapkan,namun ketika akan disalurkan ada yang sudah pulang kampung dan kami akan menggantinya dengan masyarakat yang terlambat memasukkan data,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana mengatakan penyaluran sembako bagi masyarakat Sangihe di Manado memang harus dilakukan, mengingat kondisi saat ini sangat menganggu perekonomian masyarakat dalam melakukan aktivitasnya yang dibatasi.

“Kami sudah menyiapkan bantuan ini sejak darurat Covid-19 diberlakukan di seluruh daerah termasuk Manado. Kebutuhan masyarakat Sangihe yang merantau juga wajib diperhatikan, apalagi mereka belum tentu bisa pulang saat ini,” jelasnya.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat perantau untuk kebutuhan hidup selama darurat masih diberlakukan,” tambahnya. | VEBE

Leave a Reply