Warga Wori Tolak Penyediaan Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19
Warga Iloilo yang merupakan wilayah pemerintahan Jaga 14, 15 dan 16 Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa 28 April 2020, melakukan demo penolakan penyediaan lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19 di desa mereka, bahkan menutup pintu masuk kawasan Iloilo, seraya meneriakan aspirasi.

Warga Wori Tolak Penyediaan Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19

MINUT, publikreport.com – Rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk menyediakan/membuat lahan pemakaman jenazah pasien Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) di areal seluas 5 hektar mendapat penolakan warga. Selasa 28 April 2020, warga Iloilo yang merupakan wilayah pemerintahan Jaga 14, 15 dan 16 Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), mengadakan demo bahkan menutup pintu masuk kawasan Iloilo, seraya meneriakan aspirasi.

“Kami menolak rencana membuat kuburan Covid-19 di desa kami. Kami yang akan merasakan dampak langsungnya. Kalau ada ambulance membawa jenazah Covid-19, kalau perlu kami bakar,” teriak salah satu warga.

Mereka juga protes terhadap pemerintah, terkait pemasangan patok di lahan tersebut pada Minggu 26 Maret 2020 tanpa sosialisasi.

“Masa belum ada sosialisasi, pemasangan patok batas lahan pekuburan sudah dilakukan. Inikan tidak benar,” kata warga lainnya.

Kepada wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minut, warga berharap untuk ikut memperjuangkan penolakan rencana penyediaan lahan pekuburan khusus Covid-19 ini.

BACA JUGA: Lahan Pemakaman Khusus Disiapkan Pemprov Sulut

Alhasilnya, sosialisasi yang sedianya akan digelar Pemerintah Provinsi Sulut di Balai Desa Wori menemui jalan buntu akibat protes keras yang dilakukan warga. Sekitar lima ratus warga yang memadati Balai Desa melayangkan protes keras atas rencana Pemerintah Provinsi Sulut itu.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulut, Edison Humiang, tidak bisa membendung aspirasi warga yang terlihat mulai emosi.

“Kalau ada kebijakan seperti itu, sayalah orang pertama yang akan menolaknya,” teriak Edison di tengah warga yang mendesak untuk membatalkan rencana pengadaan lahan kubur khusus Covid-19 ini.